Kucing Tanpa Bulu

Sebetulnya, kucing tanpa bulu juga mempunyai bulu layaknya seperti kucing-kucing yang umum kita lihat di seputar kita, tapi, bulu yang mereka punya begitu pendek atau begitu sedikit, hingga mirip susunan tipis pada kulit. Mutasi alamiah yang dihadapi oleh kucing tanpa bulu yang terlahir dari kucing-kucing domestik berbulu pendek berlangsung dengan spontan. Akan tetapi, karena minimnya perawatan serta beberapa permasalahan pengembangbiakan, sejumlah besar ras kucing tanpa bulu alami ini punah demikian saja. Sampai pada akhirnya pada tahun 1960, pengembangbiakan kucing tanpa bulu diawali di Kanada.

Kucing Tanpa Bulu

Kucing tanpa bulu mempunyai harga yang tambah mahal dibanding umumnya kucing umum, selain itu, perawatannya juga tidak dapat disebut murah karena kucing tanpa bulu memerlukan perhatian lebih di banding kucing umum. Oleh karenanya, kepemilikan kucing tanpa bulu dapat diucapkan menjadi suatu prestige. Di kelompok beberapa remaja bimbang, kucing tanpa bulu sudah sempat nge-trend karena Raditya Dika mempunyai seekor kucing tanpa bulu dari ras Sphynx yang dinamakan Ping.

maniakucing.com

Gambar Kucing Tanpa Bulu

Bila anda tertarik untuk mempunyai kucing tanpa bulu, berikut beberapa ras kucing tanpa bulu menurut maniakucing.com.

1. Sphynx

Ras Sphynx merupakan ras kucing tanpa bulu yang sangat populer. Walau namanya mirip nama patung berbadan singa berkepala manusia di Mesir, akan tetapi kucing Sphynx datang dari Kanada dari hasil eksperimen genetik. Bila dilihat dengan baik, bisa tampak rambut halus tumbuh di sejumlah sisi tubuhnya, seperti telinga, kaki, ekor, serta di dekat organ kelamin.

2. Don Sphynx (Donskoy)

Ras kucing ini dinamakan Don Sphynx karena kemiripannya dengan ras Sphynx. Akan tetapi, mereka benar-benar tidak terkait. Don Sphynx datang dari Rusia serta adalah hasil mutasi genetik alami yang ada karena gen menguasai, berlainan dengan Sphynx yang ada karena gen resesif. Sama dengan ras Sphynx, Don Sphynx mempunyai badan memiliki ukuran tengah serta berotot, mempunyai daun telinga lebar, serta muka yang berupa segitiga. Don Sphynx juga jadi gen dalam pembiakan Peterbald.

3. Bambino

Kucing Bambino merupakan hasil peranakan dari ras Sphynx serta Munchkin. Kucing tanpa bulu yang satu ini mempunyai kekhasan penambahan, yaitu kaki pendeknya yang diwarisi dari ras Munchkin.

4. Peterbald

Ras kucing ini merupakan hasil persilangan pada Don Sphynx serta Oriental Shorthair pada tahun 1994 di Rusia. Peterbald mempunyai mata yang besar, muka serupa anjing, ekor yang panjang, kaki berselaput, serta cakar berupa oval.

5. Ukrainian Levkoy

Di tahun 2000, Elena Biriukova meningkatkan ras Ukrainian Levkoy dengan menyilangkan ras Don Sphynx serta Scottish Fold. Nama Levkoy dikasihkan pada ras ini karena bentuk daun telinganya yang mirip daun Levkoy. Ras kucing yang mempunyai badan berotot serta relatif panjang ini belumlah disadari oleh organisasi internasional serta cuma disadari oleh organisasi persilangan di Ukraina serta Rusia saja. Tidak hanya badannya yang panjang, Ukrainian Levkoy juga unik karena mempunyai muka yang mirip anjing.

6. Elf

Ras kucing yang peranakannya diawali di tahun 2007 ini adalah hasil penyilangan pada ras Sphynx serta American Curl. Kucing ini mempunyai kekhasan karena bentuk telinganya mirip bentuk telinga elf yang tinggi, runcing, akan tetapi agak menekuk.

7. Dwelf

Ras Dwelf merupakan hasil peranakan Sphynx, Munchkin, serta American Curl. Seperti ras Bambino, kucing tanpa bulu ini mempunyai kaki yang pendek, diluar itu ras ini dapat mempunyai daun telinga mirip telinga elf.

Demikian tujuh ras kucing tanpa bulu yang disebut buah sukses dari mutasi genetik, baik alami, ataupun buatan.